Rabu, 11 April 2018

1. Video Marketing Semakin Populer.


Seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, bahwa kini konten video telah menjadi kegemaran netizen secara global,  tak terkecuali di Indonesia yang notabene adalah salah satu pengguna sosial media terbanyak di dunia. Dan hal ini juga tidak terlepas dari penggunaan mobile phone yang menjadi kebutuhan setiap manusia sekarang ini. 
Sebagai salah satu Digital Agency kami pun memahami bahwa Penggunaan mobile phone ini juga ternyata berdampak kepada jenis konten seperti apa yang disukai oleh para users. Tahun 2016 mungkin menjadi trendnya untuk konten dalam bentuk cerita ringan & juga gambar-gambar lucu, Namun ditahun 2017 ini lupakan itu semua!
Karena sekarang, users jelas lebih menyukai konten-konten video, karena melalui video users merasa  akan lebih mudah untuk menangkap pesan yang disampaikan oleh suatu brand, serta video juga bisa mengemasnya dalam bentuk yang lebih kreatif, seperti mengedepankan emotional touch, atau video dalam bentuk edukasi pengetahuan hingga yang berbentuk short film.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh The Wall Street Journey, sejak pertengahan 2016 hingga sekarang,  semakin banyak brand yang menggunakan video marketing sebagai brand communication strategy mereka, Hal tersebut dikarenakan penggunaan video marketing mampu memberikan klik sebesar 300% di digital bagi brand mereka. Selain itu, The Wall Street Journey juga menemukan data yang mengatakan bahwa video & audio merupakan 2 pasar terbesar yang diminati oleh para netizen saat ini, dan bahkan akan bertumbuh sampai 10% setiap tahunnya hingga 2020 nanti.

Berdasarkan data-data diatas tersebut, tentunya sebuah brand yang ingin mendapatkan kesuksesannya di tahun ini, tidak perlu lagi untuk mempertimbangkan, tetapi HARUS! Mulai  memasukkan konten video ke tiap pemasaran digital yang mereka lakukan.
(wsj.com)
(forbes.com)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

jasa pembuatan skripsi

hub 085233207955